Wednesday, February 18, 2026

Cerita di kaki langit petang itu


Menurutku langit paling indah
adalah ketika kaki langit
memencarkan horizon jingga
pada petang ketika menghampiri senja
waktu hilal lahir menandakan 
kedatangan Ramadan

Remang-remang cahaya
dari sorot matahari yang semakin
menghilang di kaki langit
tak ada yang benar-benar indah 
selain fasa ini

Bintang gemintang di langit
tak sabar menanti hadirnya
untuk sama-sama menyerikan renjana langit
sepanjang 29 malam
yang sucinya bukan dusta
tidak sekali pula angkuh
apalagi berpura-pura pijar
di tengah kegelapan malam
bahkan
kegelapan adalah sakral
kerana...
di sana tersembunyi segala
doa dan mereka yang kembali kepada
fitrah hidup bertuhan
 
Ini cerita di kaki langit pada petang sebelum Ramadan
lama sebelum itu
sudah kutunggu
kalian juga barangkali
tanpa sedarku
kalian juga barangkali


AtieMelati
18Februari2026
30 Sya'aban 1447H


Salam Ramadan Al-Mubarak 1447H

Monday, February 16, 2026

Tahun-tahun Gerhana

Akan kususur hari-hari gerhana

dengan menjadikan semilir sebagai teman

yang menjadi melodi penenang setiap langkah

penuh hati-hati

Agar kaki betah dan senyumku masih merah

 

Ini adalah gerhana yang panjang

Tak ada janji terpatri tentang mudahnya

perjalanan

Ini adalah gerhana yang panjang

Akan kupaksakan tubuhku menjadi dandelion

dan semilir akan membawa harapan

untuk betah bertahan

 

Musim-musim gerhana ini

Tepat saat dia melangkah masuk

Hening akan menjadi nyanyian bisu

Tubuh menjadi halimunan

Maka akan kusudahi dengan

Sabda ratu pendeta

Akan aku cuba

Akan aku cuba

 

Melewati setiap jalan yang paling kusukai

Memutar waktu-waktu manis

sebelum gerhana

 

Sebatas sabar akan kubaja

biar aku menjadi dandelion putih

yang paling kuat bertahan

Apakah menurutmu aku akan bisa

selamanya mekar?

Saturday, February 7, 2026

Mendung

Menurutmu mendung itu, bagaimana?
apakah meganya menyenangkan
atau ia kelabu yang menyedihkan
dan tak lagiu menemukan sakralnya putih
menenggelamkan cantiknya lazuardi

Jika saja,
mendung itu bukan kelabu
tapi ungu,
gerimis yang turun berwarna biru
memudarkan nuansa sendu

Apakah langit akan lebih berbahagia
atau ia akan selalu merindukan kelabu
kerana banyaknya kenangan
tentang rasa sendu yang tak pernah hilang

AtieMelati
25Januari2026

Antara Bintang dan Mimpi

Aku menggantung semula mimpi-mimpiku
di antara jajaran bintang
Suluhan rembulan menyingkap
renjana langit malam
yang tak pernah kehilangan sepi
Bintang beriak galak
menimang cahaya berwarna-warni
secantik pelangi Januari
bersiap memberi restu
atas kepulangan semula mimpi-mimpiku

Cakerawala memberi mimpi-mimpikuy kebebasan
Sakralnya menyembuhkan
Layarnya meneduhkan
Aku bebas mewarnai kanvas mimpi-mimpiku
Aku bebas melayangkan mimpi-mimpiku 
di antara Venus dan Jupiter
sampai Kejora membawa mimpi-mimpiku
kembali berpijak dan pulang

AtieMelati
07Januari2026

Wednesday, December 31, 2025

Malang

Sejak bukit merajuk
lalu memberontak
menghentak rumah-rumah malang
bawah perbukitan
Atas nama kerakusan
Kayu pohon bergelondongan berpulang
ke tanah rata
hanya untuk mengatakan
"Aku telah mati"
dan...
Siapakah yang benar-benar malang?


Untuk mereka di Acheh dan Sumatera yang terdampak banjir. Moga Allah gantikan segala yang rosak yang hilang dengan rezeki yang melimpah ruah.  Sudah sebulan lebih sejak banjir bandang, saya rasa kasihan dengan dorang sebab sekejap lagi, Ramadan dan menyusul Syawal. 

Babai 2025.   

Monday, November 24, 2025

Yang Tak Kufahami

Kau adalah aksara yang menulis bait kata dalam hatiku,
yang tak kufahami maknanya,
tapi membekas benar dalam sukmaku.
Kau adalah runut bunyi yang menggema dalam otakku,
bingit dan menyakitkan tapi seperti bait katamu,
tak satu pun dapat kufahami lagunya.
Kau mendebarkan dadaku setiap kali melihatmu,
senyummu mampu menyihir mataku untuk terus menatapmu.
Kau selalu menyeret ingatanku dan segala kenangan tentangmu,
padahal kau mencipta jarak agar tak bisa terlihat.

Akulah yang salah menafsir setiap bait kata,
dan lagu yang kautulis dan nyanyikan.
Akulah yang terus mengulang luka,
menyusuri kepalaku dengan menulis narasi impian,
dan memanjangkan angan-anganku tentangmu.
Apakah aku terlalu menyedihkan buatmu?

Kau dan aku adalah jarak antara kebahagian dan kesedihan.
Bagi kau, aku hanyalah jeda dari segala beban,
dan tak wujud dalam semestamu.

Kau adalah kebahagiaan,
Aku adalah kesedihan dan terbuang.
Teriakan bait kata dan lagu yang  tak kufahami maknanya,
hanya aku yang mendengarnya.

Kau tak pernah peduli,
dan aku tak tahu cara untuk berhenti.


P/s: Puisi ini tidak sama sekali menggambarkan perasaan atau keadaan saya.  Hidup saya baik-baik saja.
Cuma, ilham puisi itu datang, maka saya karanglah.

 

Monday, October 6, 2025

Kenangan itu Kerinduan


Scroll entri lama, terjumpa hari konvo dulu tahun 2011.  Haish...sudahlah pakai tudung masuk, keronsang ada gantung-gantung...apaaadah! Ha!ha!ha! Tahun tu, memang in betul fesyen tudung masuk dengan keronsang jenis gitu. Sedar tak sedar, sudah 14 tahun berlalu.  Masa ni umur baru kepala 3.  sekarang sudah hampir penghujung kepala 4.

Syukur pada Allah atas segala nikmat pemberian pada segala rezeki pada segala hajat yang telah tertunai.

Haza min Fadhli Rabbi

Cerita di kaki langit petang itu

Menurutku langit paling indah adalah ketika kaki langit memencarkan horizon jingga pada petang ketika menghampiri senja waktu hilal lahir me...