Sunday, August 16, 2026

Entah dari mana

Entah dari mana
Tiba-tiba dia hadir
Sungging sederhana di bibirnya
Adalah hukuman
Dalam aba-abanya tersirat jari telunjuk
Dia menunjal tiap kepala di depannya
Sungging sederhana di hujung bibirnya 
Adalah kutukan

Kerebutan nafas
untuk tetap bertahan
Meski hanya di hujung lorong
Kuharap senyumku masih manis

Sang Prasista Penguasa

Ingin sekali kutalakan 
cermin maha besar untuk kutayang
sebesar apa mahuku untuk menyumpahmu
biar menembusi dadamu dan seisi kepalamu
hingga hantu di kepalaku 
merasukmu lalu kau diam membatu

Malang sekali
gerhana ini terlalu panjang
Maka berbahagialah Sang Prasista Penguasa
menakluk dengan sihir ampuhnya
Akulah yang membatu
menjadi sembahan
Untuk tiga kali lagi pusingan masihi

Entah dari mana

Entah dari mana Tiba-tiba dia hadir Sungging sederhana di bibirnya Adalah hukuman Dalam aba-abanya tersirat jari telunjuk Dia menunjal tiap ...