Ketika KAU memberi sentuhan pada takdir-takdir kami
KAU menitipkan seribu hikmah tersembunyi
Tidak bermaksud memberi gundah dihati
Sekadar tanda kasih sayang sedikit menguji
Menerima qada dan qadar ILAHI
Entah dari mana Tiba-tiba dia hadir Sungging sederhana di bibirnya Adalah hukuman Dalam aba-abanya tersirat jari telunjuk Dia menunjal tiap ...
No comments:
Post a Comment