Hari ini, langit seolah memahami rawan hati seorang ibu, seorang suami dan seorang anak. Kami reda atas ujian ini. Rahmatilah Ibuku, ya Allah. Payungi dia dengan segala zatMu yang maha menyembuhkan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dimeja kopimu
Aku ingin menutup semua gerbang inderamu menghalangmu dari setiap sudut di balik pintu biar tak ada cahaya yang menembusi hingga kau tenggel...
-
Selasa lepas, saya dan sobat, Inawati flash back cerita lama fasal secret admire zaman sekolah menengah. Habislah segala kisah bikin malu d...
-
Namanya juga cita-cita, jadi harus digantung setinggi langit. Biarpun kau cuma mampu mimpikannya dalam tidurmu, sekurang-kurangnya, cita-c...
No comments:
Post a Comment